Pesugihan Ngujang

Pesugihan Ngujang Tulungagung, Setelah Mati Jadi Siluman Kera. Ini Kisahnya! – Satu lagi tempat mencari pesugihan di Jawa Timur yang begitu terkenal. Adalah pemakaman yang terletak di desa Ngujang, Tulungagung, Jawa Timur yang kerap kali menjadi sasaran pemburu pesugihan sesat. Orang orang yang ingin cepat kaya mendadak tanpa bekerja keras, memperoleh limpahan harta benda. Cerita mistik di balik pesugihan kera Ngujang ini memang begitu menyeramkan, terlebih kisah monyet kembar yang kabarnya adalah dua makhluk ghaib yang dikutuk menjadi siluman kera dan menjadi penunggu makam Ngujang.

Kisah Pesugihan Ngujang memang begitu dikenal, bahkan seorang Paranormal bernama Kang Masrukhan membenarkan tentang hal ini. Beliau menyatakan bahwa sejarah pesugihan kera ini berawal dari dua buah pemakaman kembar. Sebenarnya pemakaman ini adalah pemakaman masyarat biasa di sisi kiri dan di sisi kanan adalah pemakaman bagi orang orang Cina Tionghoa. Disinilah letak keangkeran pemakaman ini dimana terdapat 2 ekor monyet atau kera sebagai penunggunya.


MENARIK UNTUK DIBACA :


Misteri Pesugihan Ngujang Tulungagung Jawa Timur

Cerita yang beredar di masyarakat sekitar mengenai asal usul dan sejarah keberadaan monyet yang terdapat di sekitar pemakaman Ngujang memang sangat menarik untuk kita simak. Penduduk sekitar meyakini keberadaan monyet-monyet tersebut awalnya merupakan jelmaan dari 2 anak santri yang dikutuk oleh gurunya karena tidak mengikuti aturan yang berlaku di pesantren tempat mereka mengaji. Namun entah benar atau tidak ini adalah versi cerita rakyat.

Versi Paranormal lain lagi, bahwa kedua monyet kembar ini adalah makhluk halus yang memang sudah ratusan tahun bersemayam di tempat ini tapi menyamar sebagai kera. Pada hari-hari tertentu konon di area pemakaman terlihat beberapa pengunjung yang melakukan meditasi dan ritual khusus guna mendapatkan ilmu pesugihan monyet Ngujang atau Pesugihan Ngujang baik dalam usaha mencari keberuntungan, penglarisan, maupun mendapatkan pangkat tertentu.

Resiko Pesugihan Ngujang atau Pesugihan Monyet Ngujang

Selain melakukan ritual pesugihan Ngujang melalui prosesi pemujaan, konon para pelaku menjalani proses perjanjian terhadap jin atau setan penunggu area pemakaman Ngujang. Beberapa sumber yang belum tentu pula kebenaranya menyatakan bahwa para pelaku pesugihan di tempat ini harus memberikan tumbal sesuai dengan permintaan makhluk astral penghuni area pemakaman Ngujang. Tumbalnya pun berbeda beda sesuai hajat yang diinginkan. Mulai dari tumbal nyawa, darah manusia, darah perawan, atau pun darah hewan hewan tertentu.

Di lain sisi ada pula yang meyakini bahwa siapa saja yang melakukan ritual sesat di tempat tersebut nantinya setelah mati akan dijadikan penghuni area pemakaman dengan menjelma sebagai monyet. Tak heran jika banyak orang yang berkeyakinan bahwa monyet atau kera yang berada di area pemakaman Ngujang merupakan monyet jadi-jadian dari orang-orang pelaku pesugihan yang melakukan perjanjian dengan makhluk gaib penunggu makam.

Itulah kisah kisah pesugihan ngujang Tulungagung Jawa Timur yang dikenal sebagai Pesugihan Monyet Ngujang. Semoga bermanfaat untuk Anda. Pesan dari kami, Jangan sampai Anda melakukan pesugihan pesugihan hitam dan menyesatkan seperti itu.

Jika memang Anda terlilit hutang atau bosan hidup miskin maka salah satu solusi yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan sarana sarana spiritual pembuka pintu rezeki, pelancar usaha dan pelarisan dagang yang tidak menggunakan tumbal dan tanpa pantangan apapun. Praktis siap pakai, silahkan kunjungi website berikut untuk mendapatkannya :

84 total views, 2 views today