Pesugihan Alas Ketonggo

Pesugihan Alas Ketonggo dan Kisah Pasar Setan Penyedia Harta Kekayaan – Tidak hanya Alas Purwo di Banyuwangi yang menjadi hutan angker penuh cerita mistis pesugihan di Jawa Timur. Ternyata ada satu lagi hutan lindung yang dijadikan objek pesugihan, yaitu Alas Ketonggo. Masyarakat bahkan meyakini bahwa ada jalinan atau hubungan ghaib yang erat antara Alas Purwo dan Alas Ketonggo. Kabar adanya pesugihan di kedua hutan lindung serta taman nasional tersebut santer terdengar, hingga banyak orang berdatangan ke tempat ini hanya untuk meraup pesugihan hitam.

Di musim hujan biasanya orang berdatangan untuk mencari pesugihan Alas Ketonggo. Hal ini karena di musim hujan biasanya hawa di sekitar Alas Ketonggo sangat dingin, penuh kabut tebal dan menyeramkan. Dipercaya pada musim hujan pasar setan di Kawasan hutan Ketonggo ini sangat padat aktivitas astral. Ketika musim hujan datang, kabut dan rimbun pepohonan seolah menafsirkan jika hutan tersebut memang layak disebut dengan salah satu hutan wingit di pulau Jawa.


MENARIK UNTUK DIBACA :


Cara Mendapatkan Pesugihan Alas Ketonggo

Hutan yang terletak di lereng Gunung Lawu ini memang menyimpan banyak kisah pesugihan Alas Ketonggo. Pada 2014 lalu, ada seseorang yang mengaku telah menikahi seorang makhluk astral penghuni Alas Ketonggo yang bernama Roro Setyawati. Sosok wanita cantik ini dikatakan sebagai peri pemberi kekayaan. Namun pastinya tidak ada sesuatu yang gratis, semua harus dibayar dengan yang setimpal. Pastinya manusia pemburu kekayaan ini akan dimintai tumbal pengganti pesugihan.

Baik itu tumbal nyawa, atau menumbalkan dirinya sendiri yang harus mengabdi sepanjang hidup hingga matinya kelak untuk terus menjadi suami ghaib dari jin cantik penghuni Alas Ketonggo. Menurut cerita dari beberapa referensi, ritual pesugihan Alas Ketonggo memang cukup beragam mulai dari bersemedi hingga pemanggilan penghuni gaib. Setidaknya terdapat 10 tempat pertapaan yang cukup dikenal diantaranya ialah Umbul Jame, Kori Gapir, Palenggahan Agung Srigati dan Pesanggrahan Soekarno.

Di lokasi-lokasi tersebut orang berdatangan dan melakukan ritual sesuai kepercayaan mereka. Lebih lanjut masyarakat mengenal ritual untuk mendapat pesugihan Alas Ketonggo sebagai runtutan ritual yang dilakukan untuk mencari dana Gaib atau uang dari Bank Gaib. Wajar jika di tempat-tempat yang telah kita sebutkan di atas menyengat bau dupa dan kemenyan.

Sekali lagi, jangan pernah melakukan pesugihan pesugihan hitam yang menyesatkan seperti itu. Jila memang Anda merasa terlilit hutang atau bosan hidup miskin ingin kaya dan sejahtera maka salah satu solusi yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan sarana sarana spiritual pembuka pintu rezeki, pelancar usaha dan pelarisan dagang yang tidak menggunakan tumbal dan tanpa pantangan apapun. Praktis siap pakai, silahkan kunjungi website berikut untuk mendapatkannya :

31 total views, 2 views today